Tiga Anggota Polsek Sukasada Positif Covid-19

213
Sekda Buleleng, Gede Suyasa.

SINGARAJA, radardewata.com — Tim Gugus Tugas terus melakukan tracking terhadap 4 orang PDP yang hasil swabnya terkonfirmasi positif pada Minggu (24/5) lalu. Hasilnya, tim surveillance menemukan ada 63 orang yang diduga sempat kontak dengan empat orang pasien yakni PDP 62, PDP 63, PDP 64 dan PDP 65.

Sekertaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Buleleng Gede Suyasa menjelaskan dari 4 pasien yang terkonfirmasi positif, 3 diantaranya merupakan anggota polisi yang bertugas di Polsek Sukasada. Hanya saja, alamat tempat tinggalnya di kecamatan yang berbeda.

Tiga orang anggota Polsek Sukasada yang terkonfirmasi diantaranya PDP 62 tinggal di wilayah Kecamatan Sukasada, PDP 63 tinggal di wilayah Kecamatan Banjar dan PDP 64 di wilayah Kecamatan Buleleng. Sedangkan, untuk PDP 65 sendiri merupakan pasien asal Kecamatan Tejakula yang bukan anggota kepolisian. Keempatnya terinfeksi melalui kasus transmisi lokal.

“Ya dari 4 orang PDP yang hasil swabnya positif kemarin (Minggu) memang 3 diantaranya bertugas di Polsek Sukasda. Tetapi tempat tinggalnya terpencar di beberapa kecamatan,” ujar Sekda Suyasa dalam keterangan pers secara online, Senin (25/5).

Imbuh Sekda Suyasa, Gugus Tugas telah melakukan tracing. Tim Surveillance pun menemukan sebanyak 63 orang yang sempat kontak dengan empat PDP tersebut. Dari 63 orang, sebanyak 49 telah dirapid tes. Hasilnya, sebanyak 49 orang hasil rapidnya non reaktif. Sisanya sebanyak 14 orang akan dirapid Selasa (26/5). Pihaknya juga belum memastikan sumber penularan kasus transmisi lokal terhadap empat PDP tersebut dari mana saja.

“Sampai saat ini tim surveillance belum memastikan sumber penyebarannya darimana. Dan ini akan terus dikejar, untuk mengetahui tertularnya darimana,” terangnya.

Temuan 3 orang anggota Polsek Sukasada yang terkonfirmasi positif memang tak begitu mengejutkan. Sebelumnya, Kapolsek Sukasada, Kompol I Nyoman Landung juga sempat dicurigai terinfeksi virus corona lantaran hasil rapid testnya sempat reaktif, pada Rabu (13/5) lalu.

Meski begitu, setelah dua kali menjalani swab, hasilnya negatif sehingga Gugus Tugas menyimpulkan jika perwira dengan melati satu dipundaknya ini terbebas dari paparan covid-19. Sejak adanya pandemi covid-19, Landung mengaku jika pihaknya sering turun kelapangan, memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk mematuhi protokol covid-19, serta menyerahkan bantuan untuk masyarakat kurang mampu.

Hingga Senin (25/5) siang, jumlah pasien terkonfirmasi positif yang menjalani perawatan sebanyak 20 orang. Rinciannya, sebanyak 15 orang sedang dirawat di RS Pratama Giri Emas, Kecamatan Sawan, sisanya sebanyak 5 orang dirujuk untuk menjalani perawatan di RSUP Sanglah Denpasar.

“Hari ini (Senin) tidak ada penambahan kasus baru. termasuk yang sembuh juga belum ada,” pungkasnya.

Terpisah, Kapolres Buleleng AKBP Made Sinar Subwa ketika dihubungi melalui sambungan telepon enggan memberikan keterangan terhadap tiga orang anggotanya yang hasil swabnya positif Covid-19. Pihkanya pun menyerahkan sepenuhnya kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng.

“Ini maaf sebelumnya nggih. Karena ini berkaitan Covid-19, jadi saya mengikuti statamen dari Gugus Tugas saja. Biar satu pintu saja. Karena ini kesepakatan dengan Gugus Tugas,” singkatnya.

Setelah ditemukan 3 anggota polisi yang terpapar Covid-19, upaya pencegahan penularan di kalangan anggota kepolisian pun terus ditingkatkan. Setiap anggota wajib melaksanakan protap kesehatan saat melaksanakan tugas dan rutin dilakukan penyemprotan dengan disinfektan.