Terkapar Ditikam Golok, Diduga Selingkuhi Istri Tetangga

8029
Korban Ketut Berat (51) menjalani perawatan intensif di RS Kerta Usada Singaraja. (Ist)

SINGARAJA, radardewata.com — Ketut Berat (51) terkapar bersimbah darah ditusuk pisau berupa golok pada Minggu (5/7) sekitar pukul 15.45 sore. Tak pelak, akibat luka tusukan itu, pria yang tinggal Banjar Dinas Melaka, Desa Kayu Putih, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, harus menjalani perawatan intensif di RS Kertha Usada Singaraja.

Seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Sukasada Kompol Nyoman Landung mengungkapkan, Berat menjadi korban penusukan yang dilakukan oleh pelaku Putu Edi Saputra (34). Dimana pelaku dan korban masih bertetangga.

Disinyalir, korban ditusuk lantaran dicurigai selingkuh dengan istri pelaku.

“Perjalanan pulang dari acara kondangan, tanpa sengaja pelaku Edi melihat korban Berat sedang berjalan kaki. Pelaku emosi dan menabrak korban, sebelum akhirnya menghujamkan pisau golok bertub-tubi ke arah tubuh korban. Pemicu pelaku emosi, diduga korban berselingkuh dengan istri pelaku,” terang Kapolsek Landung melalui telepon seluler, Senin (6/7) malam.

Akibat luka tusukan di sejumlah bagian tubuhnya, korban Berat harus menjalani perawatan intensif di RS Kerta Usada Singaraja.

Sementara pelaku Edi sebut Kapolsek Landung, langsung diamankan ke Mapolsek Sukasada.

“Korban Berat mengalami luka tusuk di bagian dada kiri dan kanan, luka sabetan di pelipis kiri, perut, lengan kiri juga punggung,” pungkasnya.