Tak Pakai Masker, Diganjar Sanksi Push Up

65
Kapolsek Kubutambahan AKP Made Mustiada didampingi Camat Suyasa saat melaksanakan patroli di Desa Tajun (ist).

KUBUTAMBAHAN, radardewata.com  — Seorang pelanggar terpaksa diberikan sanksi berupa hukuman fisik push up setelah ditemukan tidak mematuhi protokol kesehatan dan mengabaikan kedisiplinan untuk mengenakan masker saat Tim Satgas (Satuan Tugas) gabungan pencegahan Covid-19 Kecamatan Kubutambahan melakukan patroli dan hunting sistem di wilayah Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Minggu (20/9) pagi.

 

Seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Kubutambahan AKP Made Mustiada SH, menjelaskan, saat melakukan patroli  bersama Camat Kubutambahan, Drs Made Suyasa dan TNI dalam penegakan disiplin pencegahan Covid-19,  pihaknya menemukan satu (1) orang warga yang kedapatan melintas tidak memakai masker.

 

Tak pelak, pihaknya pun lantas menghentikan warga itu dan melakukan tindakan.

 

“Tindakan (sanksi push up) ini dilakukan untuk memberikan efek jera kepada masyarakat agar mereka mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Push Up-nya ringan, cuman 15 kali. Setelah diberikan itu, kami langsung berikan masker,” ungkap Kapolsek Mustiada, Minggu (20/9) sore.

 

Kapolsek Mustiada mengimbau  masyarakat agar senantiasa mematuhi aturan dengan cara menjaga jarak, menggunakan masker dan rajin mencuci tangan.

 

“Nah, hal itu dilakukan bertujuan agar masyarakat terhindar dari virus corona sekaligus sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini,” pungkasnya.