Polisi Berhasil Ungkap Identitas Mayat Pria Bertato di Penuktukan

107
Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Vicky Tri Haryanto.

SINGARAJA, radardewata.com –Teka-teki identitas mayat Mr.X yang ditemukan di Pantai Pelisan, Dusun Kawanan, Desa Penuktukan pada Senin (21/9) kemarin akhirnya terungkap. Bedasarkan hasil pemeriksaan sidik jari yang dilakukan tim inafis, Sat Reskrim Polres Buleleng, terungkap jika mayat berjenis kelamin laku-laki dengan kaki bertato adalah Gede Ardiasa (22) warga Banjar Dinas Kanginan, Desa/Kecamatan Tejakula.

 

Seizin Kapolres Buleleng, Kasat Reskrim AKP Vicky Tri Haryanto menjelaskan, dari pemeriksaan sidik jari dilakukan dua tahap. Pertama, menggunakan alat khusus milik Inafis, karena pada bagian ibu jari korban sudah terlepas. Nah, dari sidik jari yang dimasukan ke dalam alat tersebut, muncul kandidat sidik jari dari beberapa orang sesuai di E-KTP.

 

Setelah karakter sidik jari ditemukan, pengambilan sidik jari juga dilakukan secara manual untuk lebih meyakinkan.

 

“Hingga akhirnya diketahui identitas mayat tersebut Gede Ardiasa warga Desa Tejakula,” ungkap AKP Vicky, saat dikonfirmasi pada Selasa (22/9).

 

Kasat Vicky menegaskan, dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan terhadap tubuh jenazah oleh tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.  Meski begitu, pihaknya telah meminta kepada Instalasi Forensik RSUD Buleleng untuk melakukan autopsi, agar penyebab tewasnya korban dapat diketahui.

 

“Penyebab korban meninggal belum diketahui, jenazah sementara masih di autopsi. Anggota juga masih menggali keterangan dari keluarga korban,” imbuhnya.

 

Terpisah, Perbekel Desa Tejakula, Gede Diarsana saat melalui sambungan telepon membenarkan jika Gede Ardiasa merupakan warganya. Namun di desa sendiri korban memang jarang terlihat, bahkan jarang berada di rumah.

 

Masih kata dia, menurut pengakuan keluarga, korban Ardiasa terkahir berada di rumah pada Rabu (16/8), tepat saat hari raya Galungan. Setelah hari raya, almarhum yang keseharianya bekerja sebagai buruh serabutan itu pun tidak pernah pulang. Sehingga keluarga korban tidak melakukan pencarian saat ia tidak pulang ke rumah.

 

“Sejak hilang itu, pihak keluarga memang tidak pernah mencari dan tidak melapor. Karena dia (almarhum Ardiasa,red) memang sering tidak pulang ke rumah. Keluarga mengira dia kerja. Jadi tidak ada yang mencari. Sampai tadi kami terima info dari kepolisian bahwa identitas mayat yang ditemukan di pinggir pantai Desa Penuktukan itu warga kami,” Perbekel Diarsana.

 

Sebelumnya, sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas ditemukan di kawasan Pantai Pelisan, Dususn Kawanan, Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula pada Senin (21/9) sekira pukul 06.00 Wita pagi. Mayat Mr. X pertama kali ditemukan oleh saksi Gede Redaya (60), warga Banjar Dinas Kawanan, Desa Penuktukan, sekitar pukul 06.00 wita. Kala itu,Redaya sedang jalan-jalan di areal pantai tersebut. Namun sesampainya di TKP ia dibuat kaget setelah melihat sesosok benda mencurigakan yang awalnya dikira boneka.

 

Penasaran, Redaya langsung mendekati. Tapi setelah didekati, saksi Redaya pun langsung dibuat kaget karena yang awalnya dikira boneka adalah sesosok mayat laki-laki. Penemuan mayat itupun kemudian disampaikan ke Perbekel Desa Penuktukan, Gede Maduarta. Sontak informasi penemuan mayat tersebut didengar warga sekitar, yang secara berbondong-bondong mendatangi pantai Pelisan untuk melihat mayat tersebut.