24/02/2021, 4:05 PM

PMI Buleleng Jalani Pemusatan Karantina 1 Minggu di Denpasar

Baca Juga

Selipkan Narkoba di Nasi Jinggo, Made S Diciduk Petugas Lapas Kerobokan

MANGUPURA -- Seorang pengunjung Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan berinisial I Made S dikabarkan harus berurusan dengan petugas...

Tetapkan 8 Tersangka, Kajari Astawa : Uang Sudah Sempat Dibagi-bagi, Ketahuan Ribut, Dikembalikan Lagi 

SINGARAJA -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Buleleng, resmi menetapkan delapan (8) tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan bantuan dana hibah...

Terkuak! Motif Pembunuhan Sutarjana di Banjar, Lempog Sakit Hati Dimaki Kata Kasar

SINGARAJA -- Motif pembunuhan korban Kadek Sutarjana (53) akhirnya terkuak. Tersangka Ida Kade Suardana alias Lempog (39) mengaku sakit...

SINGARAJA, radardewata.com — Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Buleleng yang baru datang akan menjalani karantina selama tujuh hari alias 1 minggu di wilayah Denpasar. Pemusatan ini dilakukan untuk lebih mengefektifkan dan mempercepat penanganan terhadap PMI tersebut.

Kebijakan baru tersebut diungkapkan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng yang juga Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST saat ditemui di Kantor Bupati Buleleng, Rabu (6/5).

Bupati Suradnyana menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mengeluarkan skema baru untuk penanganan para PMI yang baru datang. Para PMI yang datang melalui Pelabuhan Benoa, akan di tes swab langsung di atas kapal.

Kemudian, sembari menunggu hasil swab, PMI akan diinapkan di hotel yang ada di Denpasar.

“Seandainya positif, akan dirawat di Provinsi. Jika negatif, akan dikembalikan ke daerah. PMI Buleleng yang datang melalui bandara akan di rapid test terlebih dahulu,” jelasnya.

Kecenderungan hasil tes swab pada setiap orang bisa berubah-ubah. Pada tes swab pertama bisa negatif tapi pada tes kedua positif. Bahkan ada sampai empat kali bisa berubah. Oleh karena itu, GGTP Covid-19 Buleleng memutuskan untuk karantina PMI asal Buleleng di hotel wilayah Denpasar selama tujuh. Ini dilakukan mengingat Buleleng juga fokus pada penanganan transmisi lokal seperti di Bondalem dan daerah-daerah yang dicurigai lainnya.

“Kita akan tempatkan para PMI asal Buleleng di hotel wilayah Denpasar demi efektivas dan kecepatan penanganan,” imbuhnya.

Lanjut dia, prosedur yang akan dilakukan di Denpasar sambil menunggu swab sebanyak dua kali, para PMI dikarantina selama tujuh (7) hari.

“Tes swabnya akan dilakukan dengan dua metode berbeda. PMI yang datang melalui Pelabuhan Benoa pindah ke tempat karantina yang sudah disediakan di Denpasar. Pada hari keenam (6) akan di tes swab lagi. Kalau sudah hasil tes swab dua kali negatif, dipulangkan dan dianjurkan melakukan karantina mandiri,” ungkapnya.

Nah, khusus PMI Buleleng yang datang melalui bandara, akan di tes swab pada hari kelima (5). Setelah itu, pada hari ketujuh akan di tes swab lagi.

“Karena hanya di rapid test, yang datang melalui bandara juga menunggu prosedur dua kali tes swab. Stelah hasil keduanya negatif baru boleh pulang,” terangnya.

Masih kata Bupati Suradnyana, GGTP Covid-19 Buleleng akan membagi diri menjadi dua tim. Tim pertama bertugas di Buleleng dan tim kedua bertugas di Denpasar. Karantina dilakukan di Denpasar karena saat ini Bali sudah memiliki tiga tempat tes swab yaitu di Sanglah, Fakultas Kedokteran Warmadewa, dan RS Udayana. Kapasitas pun bertambah dari hanya 69 sampel per hari menjadi ratusan sampel.

“Ya, bagi yang sudah negatif dua kali bisa dijemput keluarganya untuk melakukan karantina mandiri yang lebih soft selama 14 hari. Tapi, bukan berarti saya mendahului kehendak Tuhan. Karena saya yakin jika sudah dua kali tes swab negatif, itu berarti tidak ada virus di dalam tubuh,” tutup Bupati Suradnyana.

Latest News

Selipkan Narkoba di Nasi Jinggo, Made S Diciduk Petugas Lapas Kerobokan

MANGUPURA -- Seorang pengunjung Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan berinisial I Made S dikabarkan harus berurusan dengan petugas...

Tetapkan 8 Tersangka, Kajari Astawa : Uang Sudah Sempat Dibagi-bagi, Ketahuan Ribut, Dikembalikan Lagi 

SINGARAJA -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Buleleng, resmi menetapkan delapan (8) tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan bantuan dana hibah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Industri...

Terkuak! Motif Pembunuhan Sutarjana di Banjar, Lempog Sakit Hati Dimaki Kata Kasar

SINGARAJA -- Motif pembunuhan korban Kadek Sutarjana (53) akhirnya terkuak. Tersangka Ida Kade Suardana alias Lempog (39) mengaku sakit hati kepada korban. Tersangka tak...

Nyaris Dipolisikan, Pemilik Akun GS Minta Maaf ke Damkar Buleleng

SINGARAJA -- Pemilik akun facebook (fb) berinisial GS asal salah satu desa di Kecamatan Sawan, minta maaf terkait komentar miring terkesan melecehkan Dinas Pemadam...

Kecelakaan Beruntun di Temukus, 1 Mobil Terbakar

SINGARAJA -- Tiga (3) mobil terlibat kecelakaan beruntun di ruas jalan Seririt-Singaraja Kilometer 15.00, tepatnya di Banjar Dinas Pegayaman, Desa Temukus, Kecamatan Banjar pada...

More Articles Like This