Kuasai Ganja, 5 Mahasiswa Dibekuk

148
Kepala BNNK Buleleng, AKBP Gede Astawa.

SINGARAJA, radardewata.com — Sebanyak lima (5) mahasiswa dikabarkan dibekuk petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNPP) Bali lantaran menguasai narkotika jenis ganja.

Kepala BNNK Buleleng, AKBP Gede Astawa tak menampik penangkapan terhadap 5 mahasiswa terkait kepemilikan ganja kering di Buleleng.

AKBP Astawa menyebut, 5 orang pelaku ini tercatat sebagai mahasiswa di Denpasar dan Singaraja. Dua pelaku diduga sebagai pengedar narkotika jenis ganja. Mereka ditangkap 15 Juni 2020.

Kronologi penangkapan berawal dari informasi Bea Cukai yang menemukan kiriman berupa satu paket barang dengan tujuan  ke perumahan di Kawasan Pantai Penimbangan Singaraja.

Selanjutnya, Tim Gabungan BNNP Bali bersama BNNK Buleleng langsung ke lokasi untuk melakukan penggeledahan dan penangkapan Dewa Made Karisma Anggasana  di perumahan  BTN Taman Wira Penimbangan beserta barang bukti ganja.

Hasil pengembangan, Tim Gabungan memburu dan melakukan penggeledahan di sebuah rumah di Kelurahan Banyuasri dan menemukan empat orang yang diduga sebagai komplotan pelaku diantaranya Gede Andika Pramana Putra , Komang Yudi Krisna Putra, I Made Raditya Prasada dan Dani Ilham .

Masih kata Astawa, belakangan diketahui salah satu mahasiswa itu, menggunakan barang berbahaya sejak SMA. Ironisnya, 5 pelaku  merupakan Alumni SMA Negeri dan SMK Negeri Favorit di Singaraja.

“BNNP menemukan barang bukti lebih dari 150 gram ganja kering, informasi dari bea cukai mereka memesan secara online, di krim ke tujuan  ke perumahan di  penimbangan,” ungkap AKBP Astawa, Rabu (24/6).

AKBP Astawa berharap, seluruh komponen baik masyarakat dan pemerintah dapat membantu menekan peredaran narkotika.

“Jangan takut untuk melapor, kalau tidak melapor ketika ditangkap, ya diproses hukum, makanya harapan kami agar masyarakat melapor sehingga para pengguna bisa di sembuhkan,” pungkasnya.