Kader PDIP Buleleng Desak Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Bendera

39
Sejumlah kader PDI Perjuangan Buleleng saat mendatangi Mapolres Buleleng untuk mendesak Polisi mengusut tuntas kasus pembakaran bendera Partai PDI Perjuangan di Jakarta. 

SINGARAJA, radardewata.com — Aksi pembakaran bendera partai PDIP di Gedung DPR/MPR Jakarta pada Rabu (24/6) disikapi oleh kader Partai PDI Perjuangan Buleleng. Mereka mendatangi Mapolres Buleleng utnuk mendesak polisi mengusut kasus pembakaran bendera tersebut.

Sejumlah Kader PDI Perjuangan Buleleng terlebih dahulu melakukan orasi di depan sekretariat partai sebelum mendatangi Mapolres. Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Buleleng, Putu Agus Suradnyana.

Kepada awak media, Bupati Suradnyana menyebut jika laporan ke polisi ini dilakukan atas arahan Ketua Umum PDIP Megawati. Soekarnoputri, agar kasus pembakaran bendara PDIP itu bisa diproses hukum. Laporan ini dilakukan secara serentak, di seluruh Indonesia.

Suradnyana menyebut, seluruh kader Banteng di Indonesia merapatkan barisan untuk menjaga NKRI yang telah susah payah dibangun oleh Bung Karno. Menurutnya, Kader PDI Perjuangan di seluruh Indonesia juga tidak mau dipancing maupun terporvokasi atas aksi pembakaran bendera tersebut. Terlebih di tengah pandemic seperti ini

“Kami ingin agar kasus pembakaran bendera partai diproses hukum. Desakan ini dilakukan di seluruh Indonesia, sampai ditingkat ranting. Kami tidak ingin melakukan tindakan arnakis, oleh karena itu kami merapatkan barisan untuk menjaga Indonesia ini. Kami harus lebih bijaksana dan arif menyikapi,” jelasnya.

Setelah berorasi di depan sekretariat partai, sejumlah kader kemudian melanjutkan perjalanan ke Mapolres Buleleng. Di depan polres, mereka membentangkan spanduk bertuliskan ‘Usut Tuntas Para Pelaku Dan Dalang Pembakaran Bendera PDI Perjuangan.

Selanjutnya, perwakilan kader, dalam hal ini anggota fraksi PDIP DPR RI, I Ketut Kariyasa Adnyana, bersama kuasa hukum Kader PDIP Buleleng, Ketut Suarta menyampaikan laporan secara resmi. Kedatangan mereka disambut oleh Kabag Ops Polres Buleleng, Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma, serta Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Vicky Tri Haryanto.

Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Vicky Tri Haryanto mengatakan, laporan tersebut sudah diterima oleh pihaknya. Namun mengingat lokus delikti atau tempat kejadiannya ada di Jakarta, maka kasus akan dikoordinasikan ke Polda Bali.

“Sementara ini aduan masyarakat, pada intinya laporan mereka itu hanya sebagai bentuk solidaritas agar kejadian tidak terulang lagi. Kami dilarang menolak pengaduan, jadi laporan akan tetap diproses, kami kumpulkan saksi bukti, dan akan dikoordinasikam ke Polda Bali, apakah akan disalurkan ke tingkat pusat,” singkatnya.