Ini Aksi Peduli Gunung Harta Cegah Penyebaran Virus Korona

639
Owner PO Gunung Harta, Wayan Sutika.

KEDIRI, radardewata.com — Memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh pelanggan terhadap penyebaran virus Korona (Covid-19) semakin menghawatirkan, Perusahaan Otobus (PO) Gunung Harta gencar melakukan pembersihan dengan menyemprotkan disinfektan di seluruh armada bus pariwisata dan bus melayani trayek Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

 

 

Tak hanya itu, PO Gunung Harta memiliki total armada sekitar 90 bus, bermarkas di Kediri, Kabupaten Tabanan, juga melakukan safety dengan menyediakan antiseptik (hand sanitizer) di semua armada, agen, serta poolnya.

 

 

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan, I Gusti Ngurah Dharma Utama melakukan penyemprotan disenfektan armada bus dalam kegiatan Aksi Peduli Gunung Harta Pencegahan Virus Korona.

 

 

Wayan Sutika selaku Owner PO Gunung Harta mengatakan, memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang di tengah merebaknya penyebaran virus Korona, selaku operator bus, pihaknya bertanggungjawab terhadap kesehatan para penumpang PO Gunung Harta, di setiap armada yang beroperasi.

 

 

“Dengan cara apa? Tentunya, dengan lebih memperhatikan kebersihan tiap armada bus yang beroperasi, seperti menyediakan hand sanitizer dan wastafel untuk mencuci tangan, serta melakukan penyemprotan disenfektan seluruh bagian bus. Ya, hari ini kita ingin meyakinkan masyarakat, khususnya penumpang PO Gunung Harta bahwasannya setiap armada bus kami dipastikan aman dan nyaman,” ungkap Sutika, Kamis (19/3).

 

 

Bagaimana dengan fasilitas bantal dan selimut di dalam Bus?

 

 

Sutika menjawab, pihaknya sudah menarik semua bantal dan selimut yang merupakan bagian dari fasilitas bus.

 

 

“Ya, tujuannya mengurangi risiko penyebaran virus Korona,” imbuhnya.

 

 

Sejak merebaknya penyebaran virus Korona sebut Sutika, terjadi penurunan jumlah penumpang yang cukup signifikan.

 

 

“Penurunan jumlah penumpang trayek AKAP dan AKDP itu terjadi sejak 3 hari belakangan ini. Kadang mereka (penumpang) ragu berangkat karena mendengar informasi penyeberangan Ketapang-Gilimanuk ditutup, namun kami sudah berikan informasi selengkap-lengkapnya menepis keraguan mereka. Kalau penurunan penumpang kisaran 5 persen dari 15 bus AKAP masing-masing trayek,” terangnya.

 

 

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan, I Gusti Ngurah Dharma Utama memberikan apresiasi PO Gunung Harta secara mandiri melakukan aksi peduli pencegahan penyebaran virus Korona (Covid-19).

 

 

“Kami harapkan para penyedia layanan moda transportasi darat lainnya meniru upaya yang dilakukan PO Gunung Harta. Ya, dalam waktu dekat ini kami bersama Dinkes, Satlantas Polres Tabanan akan turun menghimbau pengusaha transportasi melakukan upaya antisipasi dan pencegahan penyebaran virus Korona,” singkatnya.