Bobol Toko di Kediri, Dua Pemuda Sumba Dibekuk

194
Kedua pelaku diamankan beserta barang bukti di Mapolres Tabanan.

TABANAN, radardewata.com – Yohanis Fandi Bara alias Fandi (20) dan Yohanes Bili (20) dibekuk anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Tabanan, setelah terbukti melakukan aksi pencurian di toko milik Ni Nyoman Murtini (55) di Banjar Batan Duren, Desa Cepaka, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.

Kedua pelaku dingkus di rumah kos Jalan Tukad Bilok, Gang Harum, Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan, Minggu (3/5).

Seizin Kapolres Tabanan, Kasubbag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia mengungkapkan, aksi pencurian dilakukan dua pemuda asal Kabupaten Sumba Barat Daya, di toko milik korban Murtini terjadi pada Sabtu, (18/4) sekitar pukul 02.00 dinihari.

“Pelaku masuk gudang dengan cara memanjat tembok menggunakan sususan kayu balok, serta menjebol trali tembok ventilasi atap gudang dan keluar menggunakan tangga yang ada di dalam gudang,” terangnya.

Imbuh Kasubbag Subagia, pelaku berhasil mengambil puluhan galon cat berbagai merk dan puluhan rol kabel berbagai ukuran total kerugian korban diperkirakan Rp 14 juta.

“Hasil interogasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya. Kedua pelaku sudah diamankan beserta barang bukti 9 kaleng cat, 2 rol kabel dan 1 dus politur ultran,” ungkapnya.

Pelaku dijerat pasal 363 ayat (1) ke 3 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.